Jumat, 12 Februari 2021

 

Supervisi Membuat Guru Semakin Berkualitas


Kualitas pembelajaran sangat menentukan tinggi rendahnya kualitas pendidikan. Kualitas ini juga dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran, aktivitas dan kreatifitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar akan berkualitas apabila didukung oleh guru yang profesional juga. Disamping itu kualitas pembelajaran akan dapat maksimal jika didukung oleh siswa yang berkualitas. Intinya jika gurunya berkualitas maka akan menghasilkan siswa yang berkualitas juga.

Seorang kepala sekolah mempunyai tugas yang salah satunya adalah melaksanakan supervisi. Untuk melaksanakan supervisi secara efektif diperlukan keterampilan konseptual, interpersonal dan teknikal. Oleh sebab itu, setiap kepala sekolah harus memiliki dan menguasai konsep supervisi. Karena salah satu dimensi kompetensi yang harus dikuasai kepala sekolah adalah dimensi supervisi akademik. Dari delapan kompetensi pada dimensi akademik yang harus dimiliki kepala sekolah  adalah kompetensi yang berkenaan dengan pemahaman utuh tentang proses belajar dan pembelajaran. Karena kepala sekolah dituntut untuk dapat memberikan pengarahan profesional pada masalah belajar dan pembelajaran yang terjadi di kelas.

Seperti yang telah diketahui bahwa tujuan supervisi akademik adalah membantu guru mengembangkan kompetensinya, kurikulum,dan kelompok kerja guru. Supervisi akademik juga merupakan salah satu fungsi mendasar (essential function) dalam keseluruhan program sekolah. Hasil supervisi akademik berfungsi sebagai sumber informasi bagi pengembangan profesionalisme guru.

 Selain itu, supervisi akademik juga merupakan kegiatan pembinaan dengan memberi bantuan teknis kepada guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran.  Menurut Blumberg (1980) dan Cogan (1973) peningkatan kualitas pembelajaran guru akan meningkatkan kualitas belajar peserta didik. Sehingga pembinaan dan pemberian dampingan secara kesinambungan yang dilakukan oleh kepala sekolah akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas yang dilakukan oleh guru dan  akan berdampak pada kualitas hasil belajar peserta didik.

Pelaksanaan supervisi yang dilakukan kepala sekolah dapat berupa kunjungan kelas, pertemuan pribadi dan rapat rutin. Semua itu bisa dilakukan secara terencana untuk memperoleh gambaran tentang proses belajar mengajar yang dilaksanakan guru. Seorang kepala sekolah, selain harus mengetahui aspek atau bidang keterampilan yang akan dibina, juga harus mengetahui karakteristik setiap teknik dan kepribadian guru sehingga teknik yang digunakan betul-betul sesuai dengan guru yang sedang dibina melalui supervisi akademik secara berkala. Pada intinya kepala sekolah dan guru merupakan komponen yang berpengaruh dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Untuk itu guna mencapai mutu pendidikan yang optimal diperlukan kerja sama yang sinergi antara kepala sekolah dan guru.

Seperti halnya hasil supervisi yang telah dilakukan di awal saya menjadi kepala sekolah di SD Negeri Sambiroto 03 Semarang sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang telah menunjukkan adanya peningkatan. Ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran di sekolah dapat meningkat jika kepala sekolah dapat melakukan supervisi secara rutin. Dengan dilakukannya supervisi maka guru akan mengetahui kelemahan dan kekurangan dalam membuat perencanaan pembelajaran, dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki saat melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas, bisa mengetahui kelemahan dan kekurangan dalam merencanakan pengembangan instrumen penilaian dalam pembelajaran, dan sebagai bahan refleksi diri sehingga bisa menjadikan motivasi untuk selalu menambah dan meningkatkan wawasan serta pengetahuan bagi seorang guru untuk menjadi guru yang berkualitas sebagai guru abad 21. 

 

  Supervisi Membuat Guru Semakin Berkualitas Kualitas pembelajaran sangat menentukan tinggi rendahnya kualitas pendidikan. Kualitas ini ...