Supervisi Membuat
Guru Semakin Berkualitas
Kualitas pembelajaran
sangat menentukan tinggi rendahnya kualitas pendidikan. Kualitas ini juga
dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran, aktivitas dan
kreatifitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Kegiatan belajar
mengajar akan berkualitas apabila didukung oleh guru yang profesional juga.
Disamping itu kualitas pembelajaran akan dapat maksimal jika didukung oleh
siswa yang berkualitas. Intinya jika gurunya berkualitas maka akan menghasilkan
siswa yang berkualitas juga.
Seorang kepala
sekolah mempunyai tugas yang salah satunya adalah
melaksanakan supervisi. Untuk melaksanakan supervisi secara efektif diperlukan
keterampilan konseptual, interpersonal dan teknikal. Oleh sebab itu, setiap
kepala sekolah harus memiliki dan menguasai konsep supervisi. Karena salah satu
dimensi kompetensi yang harus dikuasai kepala sekolah adalah dimensi supervisi
akademik. Dari delapan kompetensi pada dimensi akademik yang harus dimiliki
kepala sekolah adalah kompetensi yang berkenaan dengan pemahaman utuh
tentang proses belajar dan pembelajaran. Karena kepala sekolah dituntut untuk
dapat memberikan pengarahan profesional pada masalah belajar dan pembelajaran
yang terjadi di kelas.
Seperti yang
telah diketahui bahwa tujuan supervisi akademik adalah membantu guru
mengembangkan kompetensinya, kurikulum,dan kelompok kerja guru. Supervisi
akademik juga merupakan salah satu fungsi mendasar (essential function) dalam keseluruhan program sekolah. Hasil
supervisi akademik berfungsi sebagai sumber informasi bagi pengembangan
profesionalisme guru.
Selain
itu, supervisi akademik juga merupakan kegiatan
pembinaan dengan memberi bantuan teknis kepada guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang
bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru dan meningkatkan
kualitas pembelajaran. Menurut Blumberg
(1980) dan Cogan (1973) peningkatan
kualitas pembelajaran guru akan meningkatkan kualitas belajar peserta didik.
Sehingga pembinaan dan pemberian dampingan secara kesinambungan yang dilakukan
oleh kepala sekolah akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas
yang dilakukan oleh guru dan akan berdampak pada kualitas hasil belajar
peserta didik.
Pelaksanaan
supervisi yang dilakukan kepala sekolah dapat berupa kunjungan kelas, pertemuan
pribadi dan rapat rutin. Semua itu bisa dilakukan secara terencana untuk
memperoleh gambaran tentang proses belajar mengajar yang dilaksanakan guru.
Seorang kepala sekolah, selain harus mengetahui aspek atau bidang keterampilan
yang akan dibina, juga harus mengetahui karakteristik setiap teknik dan
kepribadian guru sehingga teknik yang digunakan betul-betul sesuai dengan guru
yang sedang dibina melalui supervisi akademik secara berkala. Pada intinya kepala
sekolah dan guru merupakan komponen yang berpengaruh dalam peningkatan mutu
pendidikan di sekolah. Untuk itu guna mencapai
mutu pendidikan yang optimal diperlukan kerja sama yang sinergi antara kepala
sekolah dan guru.
Seperti halnya hasil supervisi yang telah dilakukan di awal saya menjadi kepala sekolah di SD Negeri Sambiroto 03 Semarang sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang telah menunjukkan adanya peningkatan. Ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran di sekolah dapat meningkat jika kepala sekolah dapat melakukan supervisi secara rutin. Dengan dilakukannya supervisi maka guru akan mengetahui kelemahan dan kekurangan dalam membuat perencanaan pembelajaran, dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki saat melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas, bisa mengetahui kelemahan dan kekurangan dalam merencanakan pengembangan instrumen penilaian dalam pembelajaran, dan sebagai bahan refleksi diri sehingga bisa menjadikan motivasi untuk selalu menambah dan meningkatkan wawasan serta pengetahuan bagi seorang guru untuk menjadi guru yang berkualitas sebagai guru abad 21.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar